Januari, 2020
Gimana rasanya jika seseorang melambungkan kamu ke langit ke tujuh kemudian menghempaskanmu hingga lapisan bumi terbawah?
Jawabannya : HAAAAAAAANCURRRRRRRRRRR
Sebegitu mudahkah seseorang berbohong?
Bahkan untuk hal yang bersifat important for a woman.
Perasaan misalnya atau rasa . Er A Es A
Aku gak habis pikir, kepalaku tidak sampai dengan apa yang terjadi
Apa semua laki-laki memang seperti itu?
Kayaknya enggak deh, aku punya banyak teman laki-laki baik meskipun yang bangsat juga ada.
Tapi, tidak untuk menyembunyikan perasaan demi pelarian atas kesepian semata.
Ada banyak pertanyaan yang mengusik pikiranku saat ini. Apa arti ini semua?
Apa dia sengaja melalukan itu? Sampai aku menjadi pelarian atas kesepiannya
Aku?
Kenapa harus aku?
Why always me?
Ada rasa tidak terima atas ini semua. Aku akui aku marah, aku mendendam bahkan sempat terbesit di kepalaku untuk tidak mau mengenalnya lagi.
Orang yang aku kagumi, Orang yang sempat mengisi ruang khusus di hatiku, orang yang pernah membuat hari-hariku penuh senyuman dan semangat, orang yang menjadi impianku untuk selalu bersama, orang yang aku pikir adalah masa depanku.
Bagaimana bisa?
Aku perempuan, aku luluh oleh perhatian, aku lemah oleh kata-kata manis, aku terbuai dengan dia yang selalu memberi semangat di saat hidup aku kacau dan sepi.
Aku buta oleh yang orang-orang sebut cinta. Yaaaaaaa, rasanya terlalu cepat aku jatuh cinta.
Aku menyebutnya cinta karena mungkin logikaku sudah mati dan gengsiku udah minggat entah kemana.
Selama beberapa bulan aku merasa bodoh, tolol, wasting time. Aku belum pernah mengalami kekalahan seperti ini sebelumnya.
ANJIIIIIIINGG !!! Kenapa lo gak ngomong dari awal kalau lo itu gak punya perasaan apa apa sama gw dan gak ada niat buat having a relationship sama gw
Duniaku runtuh seketika, harapanku ambyarrrrr
Bagaimana bisa aku memaafkan kamu? Ini bukan perkara mudah
Ini perkara HATI.
Aku butuh waktu dan jeda untuk memaafkan , melepaskan, dan melupakan.
Inginmu, perpisahan adalah jalan terbaik
Bagiku berpisah berarti aku harus kehilangan
Dari berisi menjadi kosong, dari terbiasa menjadi tidak biasa
Dan dari ada menjadi tiada.
Dan pada akhirnya, aku harus kehilangan sebelum sempat memiliki
Pada akhirnya, aku sendiri yang harus mulai kembali menyusun mimpi-mimpiku
Membereskan ruang hatiku yang porak-poranda
Memungut sendiri kepingan-kepingan hati dan menyatukannya kembali menjadi utuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar